Thursday, May 4, 2017

Apa Itu Kanker Serviks dan Gejalanya

Kanker Serviks dan Gejalanya
Kuminhat.com - Apa Itu Kanker Serviks dan Gejalanya - Kanker serviks adalah kanker yang muncul di leher rahim wanita. Dimana leher rahim ini bertugas sebagai pintu masuk dari vagina menuju rahim. Wanita berbagai usia memang rentan terkena resiko penyakit ini. Akan tetapi, biasanya penyakit ini lebih cenderung mempengaruhi wanita, yang aktif secara seksual.

Gejala kanker serviks

Gejala pada kanker serviks biasanya tidak terlalu jelas, bahkan dalam beberapa kasus, gejalanya hampir tidak ada. Berikut ini adalah beberapa gejala yang perlu Anda waspadai, walaupun memang jika gejala ini muncul, bukan berarti Anda terkena penyakit ini secara pasti.
  1. Munculnya penadarahan sesaat setelah berhubungan intim, dan ini tidak ada hubunganya sama sekali dengan proses menstruasi, atau bahkan terjadinya pada masa menopause.
  2. Munculnya cairan yang keluar tanpa henti dari vagina. Cairan tersebut berbau aneh dan berbeda dari biasanya. Warnanya cenderung merah muda pucat, coklat atau ada kalanya mengandung darah.
  3. Setiap kali berhubungan seksual, terasa sakit.
  4. Perubahan pada siklus menstruasi yang cukup drastis, misalnya terjadi pendarahan yang cukup banyak, dan dalam waktu yang cukup lama (lebih dari biasanya).
Sedangkan gejala jika kanker ini sudah memasuki stadium akhir adalah :
  1. Adanya darah pada cairan urine atau disebut juga hematuria.
  2. Buang air kecil bermasalah, karena terjadinya penyumbatan pada ginjal atau ureter.
  3. Salah satu kaki bengkak.
  4. Berat badan turun.
  5. Tulang terasa nyeri.
  6. Tidak selera makan.
  7. Bagian perut bawah dan juga panggul terasa nyeri.
  8. Terdadinya kondisi hidronefrosis, atau rasa nyeri pada pinggang dan punggung, akibat pembengkakan pada ginjal.
Apabila Anda mempunyai beberapa gejala seperti yang telah disebutkan di atas, ada baiknya jika Anda langsung mengunjungi dokter terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Penyebab kanker serviks

Kanker serviks sendir lebih disebabkan oleh mutasi genetik. Dimana sel-sel yang sehat, mulai berubah menjadi abnormal, sel-sel tubuh yang normal ini, kemudian berubah dan berkembang biak dengan kecepatan normal, bahkan biasanya jadi tidak terkendali.

Ketika sel yang abnormal ini terus bertambah banyak, maka akan membentuk tumor. Dilanjutkan dengan menyerang ke jaringan di sekitarnya, hingga akhirnya melepaskan diri dari posisi awal, untuk kemudian menyebar ke bagian tubuh lainnya (Metastatis).

Sedangkan penyebab utama dari kanker ini adalah virus yang bernama Human Papilomavirus atau yang sering disingkat menjadi HPV. Biasanya virus ini menyebar pada saat berhbungan intim, tepat ketika kulit kelamin bersentuhan dengan membrane mukosa, ketika terjadi pertukaran cairan tubuh, atau juga melalui seks oral.

Ada juga kasus dimana virus HPV ini menyebabkan kutil pada alat kelamin, kondisi seperti ini tidak akan menyebabkan kanker.

Pencegahan kanker serviks

Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah penyakit kanker serviks, antara lain :
  • Melakukan hubungan intim secara aman, dan tidak berganti-ganti pasangan. Menggunakan pengaman seperti kondom adalah salah satu cara yang dapat Anda lakukan.
  • Melakukan screening secara rutin pada leher rahim. Screening atau pap smear ini adalah salah satu cara yang dapat Anda lakukan untuk mendeteksi munculnya sel kanker atau bibit kanker. Dengan pemeriksaan secara rutin, maka bibit kanker dapat dideteksi secara dini.
  • Melakukan vaksinasi.
  • Melakukan pola hidup sehat.
  • Berhenti merokok.
  • Hindari melakukan hubungan intim sejak dini. Ada baiknya jika melakukan hubungan intim, pada saat berusia matang atau setidaknya 20 tahun lebih. Agar lebih aman, sebaiknya Anda melakukan hubungan intim pada saat berusia 25 tahun ke atas.